PROGRAM
} Program
:
instruksi-instruksi yang diberikan kepada komputer agar komputer
dapat mengerjakan tugas-tugas tertentu.
} Langkah dalam pemrograman:
1. menulis program
2. menjalankan program untuk menguji kebenaran program.
} Kesalahan program: à debug
1.
kesalahan kaidah
(sintaks), kesalahan dalam menuliskan aturan perintah
2.
kesalahan logika,
kesalahan dalam menerjemahkan tugas ke program.
STRUKTUR PROGRAM PASCAL
} Identifikasi program
} Nama program
} Deklarasi piranti
} Deklarasi konstanta
} Deklarasi “tipe data”
} Deklarasi variabel
} Sub Program: prosedur, fungsi
} Badan Program (pokok) à
wajib
} Ditandai dengan diawali begin dan diakhiri dengan
end.
} Berisi pernyataan-pernyataan (dipisahkan dengan tanda ;)
STRUKTUR PASCAL
program ... ; {
Program heading }
uses ... ; { Uses clause }
label ... ; {
Labels }
const ... ; {
Constants }
type ... ; { Types }
var ... ; { Variables}
procedure ... ; {
Procedures }
function ... ; {
Functions }
begin
statement; {
Statements }
...
end.
CONTOH PROGRAM
Program Pertama;
Uses
winCrt;
Begin
write(‘Saya ’);
writeln(‘Belajar’);
write(‘Bahasa ’);
writeln(‘Pascal’);
writeln(‘Versi TPW 1.5’);
End.
OPERASI OTPUT KELAYAR
} Menggunakan WRITE
dan WRITELN
} WRITE dan WRITELN
dapat menerima:
1.
Argumen bertipe
dasar, jumlah argumen bisa lebih dari satu.
2.
Suatu ekspresi
3.
Tanpa argumen
Writeln (20.13) {argumen bertipe real}
Writeln (678) {argumen bertipe integer}
Writeln (True) {argumen bertipe boolean}
Writeln ('A') {argumen bertipe char}
Writeln ('Turbo Pascal') {argumen bertipe string}
writeln (2 * 3 + 4) {suatu ekspresi}
writeln ('Jumlah barang :
',jumlahbarang) {lebih dari satu
ekspresi}
Writeln (' '); {tanpa argumen}
Writeln ; {tanpa argumen}
Perbedaan WRITE dan WRITELN:
v WRITELN menambahkan baris setelah menampilkan data semua
argumen
v WRITE tidak menambahkan baris setelah menampilkan data
semua argume
FORMAT OTPUT DARI WRITE ATAU WRITELN
} Ada dua format :
1.
data : n à
pada umumnya
2.
data : lebar_total :
lebar_pecahan à bilangan real
writeln ('12345678901234567890');
writeln ('Yogya': 10);
writeln ('A' : 8);
writeln (True : 8);
writeln (123 : 8);
writeln (-123 : 8);
writeln (1234.5678 :8);
writeln (1234.5678 :12:5);
writeln (1234.5678 :13:5);
writeln (1234.5678 :13:4);
writeln (1234.5678 :13:0);
writeln (1234.5678 :7:5);
writeln (True : 2);
OPERASI INPUT
} Menggunakan READ
atau READLN
} Perbedaan READ dan
READLN:
v READ
v tdk membaca end of line marker
v Pernyataan ini tidak akan membuang kelebihan data. Kelebihan
data akan diberikan pada READ atau
READLN berikutnya
v READLN
v membaca end of line marker
v Pernyataan ini menyebabkan kelebihan data akan dibuang
(tidak diberikan ke READ atau READLN berikutnya)
} READ dan READLN
tidak dapat dipakai untuk memasukkan semua jenis data. Data bilangan, string
maupun karakter dapat ditangani oleh kedua pernyataan ini.
No comments:
Post a Comment